Penyebab Bisul di Telinga Muncul dan Terasa Sakit

Pernahkah Anda mengalami muncul bisul di telinga yang berisi cairan dan terasa sakit? Kondisi ini disebut miringitis bulosa, sebuah infeksi telinga yang di mana bisul berisi cairan terbentuk di dekat gendang telinga.

Infeksi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, namun yang paling utama adalah karena bakteri atau virus yang juga dapat menyebabkan infeksi telinga lainnya. Bila ditangani dengan tepat, miringitis bulosa bisa segera hilang dalam beberapa hari.  

Benjolan di daun telinga dapat hilang dengan sendirinya

Gejala munculnya bisul di telinga

Miringitis bulosa ini rupanya sering terjadi pada anak laki-laki berusia antara 2 hingga 8 tahun, umumnya ketika musim atau cuaca sedang dingin. Diduga saluran eustachius yang menghubungan liang telinga dengan gendang telinga, tidak bekerja secara efisien dan lebih rentan terhadap infeksi pada iklim yang dingin.

Munculnya bisul di telinga bisa menyebabkan berbagai macam gejala yang tak jauh beda dengan infeksi telinga pada umumnya, seperti: 

  • Nyeri yang amat parah, biasanya muncul tiba-tiba dan bertahan hingga 24-48 jam
  • Pendengaran menurun di telinga yang terinfeksi, saat infeksi menghilang gejala ini juga akan menghilang 
  • Demam
  • Cairan keluar dari telinga, biasanya terjadi ketika bisul tersebut pecah
  • Terasa penuh dan ketat di telinga
  • Mudah marah, biasanya terjadi pada anak-anak
  • Menarik-narik telinga, anak-anak yang belum dapat mengungkapkan rasa sakit di telinganya mungkin akan menarik-narik telinganya untuk meredakan rasa sakit

Penyebab bisul di telinga

Dokter menyebut miringitis bulosa sebagai jenis dari acute otitis media atau infeksi telinga. Penyebab utama dari infeksi ini adalah patogen bernama Streptococcus pneumoniae, yang juga menyebabkan berbagai macam infeksi telinga. 

Patogen lainnya yang juga turut menyebabkan infeksi ini adalah mycoplasma pneumoniae. Patogen ini menyebabkan penyakit pernapasan sedang yang dapat menyebar di telinga dan menimbulkan bisul di telinga.

Mengetahui jenis bakteri mana yang menjadi penyebabnya sangat penting agar bisa mendapatkan penanganan obat yang tepat. Sebab patogen yang berbeda umumnya merespon obat-obatan yang berbeda. 

Dokter masih belum yakin bagaimana patogen ini bisa menyerang telinga bagian tengah. Mereka percaya bahwa bisul yang menyakitkan dari miringitis bulosa merupakan respons peradangan yang kuat di bagian tersebut setelah berkontak dengan bakteri atau virus yang menyerang. 

Selain bakteri dan virus, munculnya bisul di telinga juga bisa disebabkan karena adanya infeksi yang disebabkan oleh luka maupun jerawat yang tumbuh di dalam telinga yang kemudian pecah dan kemudian terinfeksi.

Penumpukan bakteri juga bisa disebabkan oleh penggunaan cotton bud, penggunaan headphone atau earphone yang jarang dibersihkan, atau karena sering memasukkan jari Anda ke dalam telinga. 

Faktor risiko dari bullous myringitis

Selain anak-anak, miringitis bulosa umum terjadi pada orang yang memiliki infeksi saluran pernapasan atas, contohnya adalah demam atau flu. Hal ini disebabkan karena infeksi ini dapat mengiritasi saluran eustachia atau menghambat telinga mengeluarkan cairan.

Cairan yang mengandung bakteri atau virus dari infeksi pernapasan tersebut bisa bergerak atau terbawa menuju telinga dan akhirnya menyebabkan infeksi.

Kemudian, miringitis bulosa juga kerap terjadi pada orang yang terkena infeksi telinga bagian tengah. Hal ini karena keduanya disebabkan oleh bakteri dan virus yang sama.

Mengatasi myringitis bullosa sebenernya bisa dilakukan di rumah tanpa bantuan obat-obatan, biasanya bisul di telinga akan hilang dengan sendirinya selama beberapa hari. Akan tetapi jika gejala tidak juga membaik selama 5-7 hari, sebaiknya periksakan ke dokter THT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *